EVALUASI PROGRAM DAN TINDAK LANJUT
EVALUASI
PROGRAM DAN TINDAK LANJUT
Evaluasi Program dan Tindak Lanjut adalah salah satu komponen
manajemen program yang esensial dalam program bimbingan dan konseling. tanpa
adanya Evaluasi
Program dan Tindak Lanjut,
maka akan sulit memperbaiki layanan bimbingan yang diselenggarakan konselor.
hal ini pun sesuai dengan Pengertian,
Fungsi dan Tujuan BK Perkembangan.
Maksud dan tujuan
Penilaian kegiatan bimbingan di Sekolah/Madrasah adalah
segala upaya, tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan
kegiatan yang berkaitan dengan elaksanaan program bimbingan di Sekolah/Madrasah
dengan mengacu pada kriteria atau patokan-patokan tertentu sesuai dengan
program bimbingan yang dilaksanakan.
Kriteria atau patokan yang dipakai untuk menilai
keberhasilan pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan konseling di
Sekolah/Madrasah mengacu pada ketercapaian kompetensi, keterpenuhan
kebutuhan-kebutuhan peserta didik dan pihak-pihak yang terlibat baik langsung
maupun tidak langsung berperan membantu peserta didik memperoleh perubahan
perilaku dan pribadi ke arah yang lebih baik.
Dalam keseluruhan kegiatan pelayanan bimbingan dan
konseling, penilaian diperlukan untuk memperoleh umpan balik terhadap
keefektivan pelayanan bimbingan yang telah dilaksanakan. Dengan informasi ini
dapat diketahui sampai sejauh mana derajat keberhasilan kegiatan pelayanan
bimbingan. Berdasarkan informasi ini dapat ditetapkan langkah-langkah tindak
lanjut untuk memperbaiki dan mengembangkan program selanjutnya.
Evaluasi Program dan Tindak Lanjut
Fungsi Evaluasi
- Memberikan
umpan balik (feed back) kepada guru pembimbing konselor) untuk
memperbaiki atau mengembangkan program bimbingan dan konseling.
- Memberikan
informasi kepada pihak pimpinan Sekolah/Madrasah, guru mata pelajaran, dan
orang tua peserta didik tentang perkembangan sikap dan perilaku, atau
tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan peserta didik, agar secara
bersinergi atau berkolaborasi meningkatkan kualitas implementasi program
Bimbingan dan Konseling di Sekolah/Madrasah
Aspek-aspek yang Dievaluasi
Ada dua macam aspek kegiatan penilaian program kegiatan
bimbingan, yaitu penilain proses dan penilaian hasil. Penilaian proses
dimaksudkan untuk mengetahui sampai sejauh mana keefektivan pelayanan bimbingan
dilihat dari prosesnya, sedangkan penilaian hasil dimaksudkan untuk memperoleh
informasi keefektivan pelayanan bimbingan dilihat dari hasilnya. Aspek yang
dinilai baik proses maupun hasil antara lain:
- Kesesuaian
antara program dengan pelaksanaan;
- Keterlaksanaan
program;
- Hambatan-hambatan
yang dijumpai;
- Dampak
pelayanan bimbingan terhadap kegiatan belajar mengajar;
- Respon
peserta didik, personil sekolah/madrasah, orang tua, dan masyarakat
terhadap pelayanan bimbingan;
- Perubahan
kemajuan peserta didik dilihat dari pencapaian tujuan pelayanan bimbingan,
pencapaian tugas-tugas perkembangan, dan hasil belajar; dan keberhasilan
peserta didik setelah menamatkan sekolah/madrasah baik pada studi lanjutan
ataupun pada kehidupannya di masyarakat.
Apabila dilihat dari sifat evaluasi, evaluasi bimbingan dan
konseling lebih bersifat “penilaian dalam proses” yang dapat dilakukan dengan
cara berikut ini.
- Mengamati
partisipasi dan aktivitas peserta didik dalam kegiatan pelayanan
bimbingan.
- Mengungkapkan
pemahaman peserta didik atas bahan-bahan yang disajikan atau
pemahaman/pendalaman peserta didik atas masalah yang dialaminya.
- Mengungkapkan
kegunaan pelayanan bagi peserta didik dan perolehan peserta didik sebagai
hasil dari partisipasi/aktivitasnya dalam kegiatan pelayanan bimbingan.
- Mengungkapkan
minat peserta didik tentang perlunya pelayanan bimbingan lebih lanjut.
- Mengamati
perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu (butir ini terutama
dilakukan dalam kegiatan pelayanan bimbingan yang berkesinambungan).
- Mengungkapkan
kelancaran proses dan suasana penyelenggaraan kegiatan pelayanan. Berbeda
dengan hasil evaluasi pengajaran yang pada umumnya berbentuk angka atau
skor, maka hasil evaluasi bimbingan dan konseling berupa deskripsi tentang
aspek-aspek yang dievaluasi. Deskripsi tersebut mencerminkan sejauh mana
proses penyelenggaraan pelayanan/pendukung memberikan sesuatu yang
berharga bagi kemajuan dan perkembangan dan/atau memberikan bahan atau
kemudahan untuk kegiatan pelayanan terhadap peserta didik.
Langkah-langkah Evaluasi
Dalam melaksanakan evaluasi program ditempuh langkah-langkah
berikut.
- Merumuskan
masalah atau instrumentasi. Karena tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh
data yang diperlukan untuk mengambil keputusan, maka konselor perlu
mempersiapkan instrumen yang terkait dengan hal-hal yang akan dievaluasi,
pada dasarnya terkait dengan dua aspek pokok yang dievaluasi yaitu : (1)
tingkat keterlaksanaan program/ pelayanan (aspek proses), dan (2) tingkat
ketercapaian tujuan program/ pelayanan (aspek hasil).
- Mengembangkan
atau menyusun instrumen pengumpul data. Untuk memperoleh data yang
diperlukan, yaitu mengenai tingkat keterlaksanaan dan ketercapaian
program, maka konselor perlu menyusun instrumen yang relevan dengan kedua
aspek tersebut. Instrumen itu diantaranya inventori, angket, pedoman
wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi.
- Mengumpulkan
dan menganalisis data. Setelah data diperoleh maka data itu dianalisis,
yaitu menelaah tentang program apa saja yang telah dan belum dilaksanakan,
serta tujuan mana saja yang telah dan belum tercapai.
- Melakukan
tindak lanjut (Follow Up). Berdasarkan temuan yang diperoleh, maka dapat
dilakukan kegiatan tindak lanjut. Kegiatan ini dapat meliputi dua
kegiatan, yaitu (1) memperbaiki hal-hal yang dipandang lemah, kurang
tepat, atau kurang relevan dengan tujuan yang ingin dicapai, dan (2)
mengembangkan program, dengan cara merubah atau menambah beberapa hal yang
dipandang dapat meningkatkan kualitas atau efektivitas program.
Terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
dan/atau kegagalan peserta didik di dalam mencapai kompetensi. Oleh karena itu
seorang konselor perlu menguasai data dan bertindak atas dasar data yang
terkait dengan perkembangan peserta didik.
Analisis Hasil Evaluasi Program dan
Tindak Lanjut
Hasil evaluasi menjadi umpan balik program yang memerlukan
perbaikan, kebutuhan peserta didik yang belum terlayani, kemampuan personil
dalam melaksanakan program, serta dampak program terhadap perubahan perilaku
peserta didik dan pencapaian prestasi akademik, peningkatan mutu proses
pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan.
Hasil analisa harus ditindaklanjuti dengan menyusun program
selanjutnya sebagai kesinambungan program, mengembangkan jejaring pelayanan
agar pelayanan bimbingan dan konseling lebih optimal, melakukan referal bagi
peserta didik-peserta didik yang memerlukan bantuan khusus dari ahli lain,
serta mengembangkan komitmen baru kebijakan orientasi dan implementasi
pelayanan bimbingan dan koseling selanjutnya.

Komentar
Posting Komentar