Ketimpangan Sosial di Indonesia
Ketimpangan Sosial di Indonesia Kesenjangan akan berujung pada ketimpangan yang lebih besar. Harus ada campur tangan negara untuk mengatasinya. Kue pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat dicicip oleh semua kalangan, membantu mengurangi kemiskinan, dan memunculkan kelompok kelas menengah. Namun, World Bank melaporkan pertumbuhan ekonomi dalam satu dekade terakhir hanya menguntungkan 20 persen orang paling kaya di Indonesia. Artinya, kebanyakan orang Indonesia tak menikmati pertumbuhan ekonomi yang kerap dijadikan indikator keberhasilan pemerintah. Bukan hanya itu. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rasio gini pada September 2017 berada di angka 0,391. Besaran koefisien ini berkurang dibandingkan bulan Maret 2017 yang mencapai 0,393. Darmin Nasution , Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menyatakan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan naik setiap tahunnya belum bisa diikuti dengan pemerataan di sektor ekonomi. Ketimpangan Berujung Ketimpangan Lebih ...